rumus mengelola keuangan

Manfaat Mengelola Keuangan Pribadi Serta Rumus Mengatur Keuangan

Dalam kehidupan tentu kita semua mendambakan kedamaian dalam hal finansial. Salah satu yang harus kita lakukan untuk merealisasikannya yaitu dengan bekerja untuk mendapatkan upah. Selanjutnya upah tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau mungkin membantu orang-orang sekitar. Oleh sebab itu, rumus mengatur keuangan sangatlah diperlukan agar keadaan finansial selalu dalam performa yang baik.

Manfaat Mengelola Finansial Pribadi
Seperti pada pernyataan di atas, ternyata manage keuangan adalah cara terbaik men-stabilkan perencanaan finansial. Agar lebih jelas detailnya, berikut beberapa manfaat yang perlu diketahui:

  • Hidup Bisa Lebih Tenang

Kekurangan dana pada akhir bulan memang menjadi kendala bagi banyak orang, hal itu disebabkan karena kurangnya dalam pemahaman untuk mengelola pendapatan. Seringkali sifat boros pada setiap orang muncul secara spontan. Faktornya pun berbeda-beda, mulai dari karena barang itu unik, produk itu lagi viral, atau produk sedang promo dan lain sebagainya.

Padahal, mereka tentu sudah tahu kalau itu hanya merupakan keinginan dan bukan kebutuhan. Ketika barang itu berhasil terbeli, selanjutnya menyesal karena tentunya ada kebutuhan yang lebih penting untuk dibeli. Oleh sebab itu, dengan cara mengelola keuangan, Anda akan mudah memprioritaskan kebutuhan utama ketimbang keinginan semata.

  • Hidup Bisa Lebih Teratur

Maksud dari sini adalah Anda sudah bisa memilah dan memilih antara kebutuhan primer dengan kebutuhan yang bersifat tersier. Bersifat disiplin dan bijak dalam membeli sesuatu dapat menjadi solusi untuk menghilangkan dari kebiasaan buruk yang konsumtif.

  • Hidup Bisa Lebih Hemat

Apabila Anda sukses dalam mengelola keuangan pribadi, artinya telah berhasil membedakan mana kebutuhan atau keinginan tadi. Kebijaksanaan dalam memprioritaskan sesuatu yang Anda dibeli, bisa menumbuhkan kebiasaan hidup lebih hemat. Dengan begitu, perencanaan finansial Anda akan berjalan lancar sesuai target.

  • Tidak Ragu Dalam Mengeluarkan Uang

Hal selanjutnya, saat Anda telah memiliki cukup uang hasil dari tabungan dan perlu dikeluarkan dalam jumlah banyak, maka Anda tidak perlu ragu lagi dalam berbelanja, karena telah dipersiapkan sejak lama. Bahlan hal tak terduga misal seperti biaya rumah sakit, ataupun uang investasi untuk membeli kendaraan pribadi serta properti, semua dapat terkontrol dengan baik.

Ketika Anda berhasil mempelajari bagaimana manfaat dan cara untuk mengatur keuangan pribadi, selanjutnya perlu mencoba rumus sederhananya yang bisa Anda terapkan mulai saat ini, berikut rinciannya:

  • 10 Persen (10%) Untuk Amal

Menyisihkan sedikit bagian dari penghasilan/pendapatan sebagai sarana beramal adalah perbuatan terpuji serta mulia. Anda boleh mendonasikan kepada orang-orang yang sangat membutuhkan. Kebaikan pasti akan menumbuhkan kebaikan yang lainnya, jadi jangan sampai rantai kebaikan ini putus agar hidup semakin tentram dan damai.

  • 20 Persen (20%) Untuk Masa Depan

Untuk langkah yang kedua, sisihkan pendapatan untuk masa depan Anda agar lebih terencana. Anda bisa mulai dengan menabung serta berinvestasi. Dengan menyisahkan penghasilan/pendapatan, maka akan semakin dekat dengan impian Anda secara real/nyata.

  • 40 Persen (40%) Untuk Kebutuhan Pribadi

Setelah Anda berhasil menyisihkan dana amal serta berinvestasi, selanjutnya Anda perlu menyisihkan pendapatan 40% ini untuk kebutuhan pribadi, seperti kebutuhan primer ataupun sekunder.

  • 30 Persen (30%) Cicilan

Ini sangat penting bagi Anda yang memiliki cicilian atau utang, dengan segera melunasi utang/cicilan merupakan satu-satunya cara terbaik. Jangan sampai masalah cicilan ini malah akan menjadi boomerang dikemudian hari jika Anda tidak segera melunasinya. Untuk itu, Anda harus selalu konsisten untuk menyisihkan dana 30% ini. Jangan sampai kurang dari 30%.